Artikel
Demokratisasi Desa
Demokratisasi Desa setidaknya harus memperhatikan empat hal berikut. Pertama, hubungan-hubungan sosial yang ada di Desa terbangun dari pergaulan sosial secara personal antar sesama penduduk Desa yang telah berlangsung lama. Bahkan, banyaknya Desa-desa di Indonesia yang usianya jauh lebih tua dari usia Negara Republik Indonesia menandai bahwa hubungan-hubungan sosial tersebut telah sangat lama terbentuk. Apabila nasionalisme atau perasaan kebangsaan di tingkat Negara terbentuk secara imajiner, seperti danyatakan oleh seorang antropolog, perasaan sebagai sesama orang sedesa tumbuh secara empiris dan personal, yaitu hasil dari pergaulan sehari-hari termasuk dari hubungan kekerabatan. Hubungan-hubungan tersebut seringkali membentuk pola sikap dan tata cara pergaulan. Secara umum misalnya hubungan antara orang yang lebih tua dengan yang lebih muda, saudara dekat dengan saudara jauh, berkerabat atau tidak berkerabat. Baca selengkapnya






Posyandu Banjar Penglumbaran Kangin
Posyandu Kenanga Banjar Pukuh
Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tiga Tahap VI Tahun 2026
Posyandu Banjar Temaga
Posyandu Banjar Malet Tengah
Posyandu Banjar Kayuambua
Posyandu Nusa Indah Banjar Malet Kutamesir
Posyandu Nusa Indah Banjar Malet Kutamesir
Lambang Desa
Penerimaan Bantuan Sembako dari Pemda Kabupaten Bangli
KEGIATAN POSYANDU NUSA INDAH DI BANJAR MALET KUTAMESIR
BALIHO INFOGRAFIS APBDES TAHUN 2020
Posyandu Cempaka Banjar Buungan
Posyandu Kamboja Banjar Kayuambua
Pemberian BLT DD Desa Tiga tahap VIII Tahun 2025
Pelaksanaan Posyandu Banjar Temaga
Lomba Bulan Bahasa Bali Tahun 2024 Desa Tiga
Pelaksanaan Posyandu di Banjar Pukuh
Kegiatan Musdus Penggalian Gagasan di Banjar Dinas Tiga
Posyandu Banjar Malet Tengah
Hari Peduli Sampah Nasional